Membentuk Anak Yang Cerdas dan Kreatif


Oleh Dr.suriviana

Ingin anak yang cerdas dan kreatif? Ya lah semua orang tua pasti ingin mempunyai anak yang cerdas dan kreatif. Dan ternyata sebagai orang tua anda dapat melakukanya sejak bayi dalam kandungan loh….bagaimana?—-

Orang tua mana yang tidak ingin punya anak yang anak yang cerdas dan kreatif. Semua orang tua dapat melakukannya jika mau mementingkan dan mengutamakan kebutuhan dan kepentingan anak mulai dari sejak dalam kandungan dan seterusnya.Kecerdasan multiple adalah berbagai jenis kecerdasan yang dapat dikembangkan pada anak , antara lain ; kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat – kalimat , presentasi , pidato , diskusi. Kemampuan menggunakan logika matematik dalam memecahkan berbagai masalah. Kemampuan berpikir tiga dimensi, kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri. Ketrampilan gerak , menari , dan olah raga. Kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi , nada , melodi , dan irama. Kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan.Kecerdasan multiple dipengaruhi 2 faktor utama

  • faktor keturunan (bawaan , genetic )
  • faktor lingkungan. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasan dengan dasar faktor keturunan dan dengan rangsangan terus menerus oleh faktor lingkungan.

Jangan kuatir untuk orang tua yang kebetulan tidak berkesempatan mengikuti pendidikan tinggi ( belum tentu tidak cerdas, mungkin karena tidak ada kesempatan atau hambatan ekonomi) anaknya bisa cerdas jika dicukupi kebutuhan untuk pengembangan kecerdasan sejak di dalam kandungan sampai usia sekolah dan remaja.

Apa saja yang harus disiapkan?

Tiga kebutuhan pokok yang harus disiapkan untuk membentuk kecerdasan , yaitu ;

kebutuhan fisik-biologis terutama gizi yang baik sejak dalam kandungan sampai remaja , pencegahan dan pengobatan penyakit yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan ketrampilan fisik untuk melakukan aktivitas sehari – hari.Kebutuhan kasih sayang yang memberikan rasa aman, terlindungi , dihargai , dan diperhatikan.Kebutuhan akan stimulasi, sedini mungkin sejak dalam kandungan secara terus menerus dengan berbagai cara untuk merangsang semua system sensorik dan motorik.

Apa pentingnya stimulasi dini ?

Stimulasi dini adalah ransangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir ( yang terbaik sejak janin usia 6 bulan dalam kandungan ) dilakukan setiap hari , untuk merangsang semua system indera ( pendengaran , penglihatan , perabaan , pembau , dan pengecapan) . selain itu perangsangan terhadap gerak motorik kasar dan halus kaki tangan dan jari – jari , komunikasi , dan merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran bayi dan balita.

Bentuk rangsangan yang diberikan sangat bervariasi dalam berbagai bentuk dengan suasana bermain , menyenangkan dan kasih sayang untuk anak , dengan suasana pola asuh yang demokratik (otoritatif), yaitu pengasuh atau ibu harus peka terhadap isyarat , minat , keinginan dan pendapat anak. Memberi contoh tanpa memaksa , mendorong keberanian untuk berkreasi , memberi penghargaan dan pujian atas keberhasilan dan perilaku yang baik , memberi koreksi, dan bukan hukuman atau ancaman bila melakukan kesalahan.

Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan anak , setiap hari , terus menerus , sesuai umur dan perkembangan kemampuannya , dilakukan oleh keluarga terutama ibu atau pengganti ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: